There was a girl beneath the morning sunlight
Her smile shone softly just like the morning light
Ada seorang gadis di bawah sinar mentari pagi
Senyumnya berpendar lembut, serupa cahaya pagi itu sendiri
But nobody saw what was inside her
The silent tears for a light she once lost
Still she follows a fading light alone
Namun, tak ada yang melihat apa yang tersimpan di dalam dirinya
Air mata yang tumpah dalam senyap, meratapi cahaya yang pernah hilang
Ia pun terus melangkah, seorang diri, mengikuti cahaya yang kian meredup
To her lost hero quietly whispering
It’s a debt that i will settle in the end
She walks through the dark despite all the sorrow
Kepada pahlawannya yang telah tiada, ia berbisik pelan
Ini adalah utang yang akan kulunasi pada akhirnya
Ia terus berjalan menembus kegelapan, meski duka menyelimuti langkahnya
There lies a grave beneath the silver moon
The heavy grief there is truly, deeply dark
Di bawah naungan rembulan perak, terbaring sebuah makam
Duka yang pekat di sana terasa begitu dalam dan kelam
Like a scar left by the one she once lost
Still she follows a fading light up ahead
Bagai luka parut yang ditinggalkan oleh sosok yang telah tiada
Ia tetap melangkah, mengikuti cahaya yang kian memudar di kejauhan
To her lost hero she makes a solemn vow
It’s a promise that i will keep till the end
She walks through the dark despite all the sorrow
Kepada pahlawannya yang telah tiada, ia mengikrarkan janji yang teguh
Ini adalah janji yang akan kujaga hingga akhir hayat
Ia terus berjalan menembus kegelapan, meski duka menyelimuti langkahnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar